Kedai dengan iklan rokok

Kenapa rokok masih banyak di Indonesia

Posted on

Amerika dikenal dengan negara marlboro sekitar tahun 60an, bahkan dikartun pun ada sebuah scan dimana kartun yang terkenal saat itu menghisap rokok. Kala itu setengah lebih dari penduduk US merupakan perokok hingga ditemukan penyakit yang disebabkan oleh perokok yang dapat membunuh.

Semua iklan dilarang bahkan harga rokok melambung tinggi mencapai 12 dolar perbungkus (145rb) dari semula seharga permen, dan tempat penjualan pun dikhususkan diikat oleh undang-undang.

Melirik ke Indonesia, kita disini dapat dengan mudah mendapatkan rokok dikedai kecil sekalipun, didepan sekolah, ditempat umum kita dapat dengan mudah membeli rokok dengan harga murah, bahkan dapat dibeli oleh anak 2 tahun sekalipun.

Tentu saja banyak aktifis yang membantu mengingatkan kita akan BAHAYAnya tentang merokok yang sama dengan amerika.

Tapi salah satu hal yang menjadi perbedaan kita dengan negara barat itu ttg merokok, amerika telah menetapkan BAHAYA merokok sedangkan kita masih memperdebatkan.


Leave a Reply